GHENT, Kalimantanlive.com – Untuk pertama kalinya, kota Ghent memasang lampu hias Ramadhan di dua ruas jalan perbelanjaan tersibuk, menandai inisiatif perdana di Belgia yang menyoroti semangat Ramadhan sekaligus mempererat solidaritas antar-komunitas.
Lampu-lampu tersebut memancarkan cahaya hangat sepanjang bulan suci, menghadirkan suasana Ramadhan bagi umat Islam sekaligus mencerminkan kerja sama yang terus tumbuh antar warga kota, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita Turki, Anadolu, Kamis (26/2/2026).
BACA JUGA: Radja Nainggolan Ditangkap Polisi Belgia, Diduga Terlibat Penyelundupan Kokain
Inisiatif ini dipelopori Asosiasi Masjid Ghent (VGM) bekerja sama dengan para pemilik toko setempat. Dua kawasan yang mendapat hiasan lampu adalah Bevrijdingslaan-Phoenixstraat di Brugse Poort dan Wondelgemstraat di Rabot. Lampu dipasang beberapa hari menjelang Ramadhan dan akan tetap menyala hingga Hari Raya Idul Fitri.
Ketua VGM, Mohamed Abd El Motleb Omar, menjelaskan, “Ini adalah inisiatif pertama di seluruh Belgia. Di kota lain belum pernah ada pemasangan lampu seperti ini.” Gagasan ini mulai terbentuk empat tahun lalu setelah melihat dekorasi Ramadhan serupa di London.
Para pedagang lokal memberi mandat kepada VGM untuk menangani semua aspek prosedural dan operasional, termasuk pengurusan izin. “Ini tidak dibiayai oleh dewan kota. Seratus persen didukung oleh pedagang lokal,” jelas Omar.
VGM mewakili 23 masjid di Ghent dan aktif mendukung komunitas Muslim, mendorong kerja sama antar jemaah dari berbagai latar belakang, seperti Turki, Maroko, Afghanistan, dan Pakistan.
Omar menambahkan bahwa asosiasi rutin menggelar kegiatan yang menyatukan pengurus masjid dan komunitas, termasuk acara buka puasa bersama skala besar.
Ruas jalan yang dihiasi lampu dikenal sebagai kawasan komersial yang ramai, dengan banyak pemilik toko berlatar belakang Muslim. Pemasangan lampu membuat kawasan tersebut semakin hidup, khususnya pada malam Ramadhan.







