Safari Ramadan 1447 H, Pemprov Kalsel Perkuat Silaturahmi di Beruntung Baru

MARTAPURA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggelar rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota. Kegiatan perdana ini menjadi momentum kebersamaan antara jajaran pemerintah daerah dan warga dalam suasana bulan suci.

Safari Ramadan pertama dilaksanakan di Masjid Al Islam, Desa Handil Purai, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar, Sabtu (27/2/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Miftahul Chair, yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.

BACA JUGA: Sinergi Pemprov Kalsel dan Bank Indonesia Perkuat Iklim Investasi Lewat RIRU Intan 2026

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Banjar, Saidi Mansyur, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar serta para kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menandai komitmen bersama dalam membangun daerah.

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang disampaikan Miftahul Chair, disampaikan harapan agar Safari Ramadan ini semakin mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, sekaligus memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Gubernur juga mengajak para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk terus menjaga persatuan serta merawat Banua agar tetap aman, tertib, dan damai. Menurutnya, stabilitas daerah merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan sejumlah bantuan, di antaranya dana CSR Bank Kalsel untuk pembangunan Masjid Al Islam serta bantuan keuangan bersifat khusus sebesar Rp50 juta untuk perbaikan sarana dan prasarana rumah ibadah.

Selain itu, LPTQ Kabupaten Banjar menyerahkan wakaf Al-Qur’an terjemah Bahasa Banjar kepada Masjid Al Islam Desa Handil Purai, hibah dari Pemkab Banjar kepada Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah An Najah berupa paket sembako, serta bantuan logistik bagi masyarakat terdampak pascabanjir.