KALIMANTANLIVE.COM- Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei gugur dan syahid dalam serangan rudal Israel-Amerika Serikat (AS) di ibukota Taheran pada Minggu(1/3/2026), sehari setelah perang Iran vs Israel-AS pecah.
Pemerintah Iran secara resmi telah mengumumkan kesyahidan Ayatollah Sayyid Ali Khemenei.
Gugurnya pemimimpin tertinggi Iran juga diumumkan secara resmi melalui televisi pemerintah Iran, Minggu (1/3/2026) pagi WIB, sehari setelah perang Iran vs Israel-AS pecah.
“Breaking News:Televisi Pemerintah Iran mengonfirmasi gugurnya pemimpin tertinggi mereka, Ali Khemenei.
Iran menyatakan 40 hari berkabung nasional,” tulis akun X@idextratime.

Berita kesyahidan Iman Ali Khamenei juga disampaikan melalui Press TV.
“Balas dendam akan datang. Balas dendam akan segera datang. Mereka akan melihat apa yang telah mereka lakukan.”
– “Imam Khamenei akan tercatat dalam sejarah seperti Imam Ali,” (suara Maryam Azarchehr dari Press TV), seperti dikutip akun@PressTV, 57 menit lalu.
Sebelum dinyatakan syahid, Ayatullah Ali Khomenie sempat menyampaikan pidato terbuka setelah untuk memberikan semangat kepada rakyat Iran, beberap saat setelah serang US dan Israel, Sabtu (28/2/2026) pagi.
“Wahai Sang Pembalik Hati dan Wahai Sang Pembalik Penglihatan,
Wahai Penguasa siang dan malam (Allah),
Wahai Yang Maha Memperhatikan segala kondisi dan keadaan,
Tetapkanlah negara kita menjadi negara terbaik,” kata Ali Khamenei tulis akun X@kapitalsello.







