Targetnya meliputi:
• Pangkalan angkatan laut Israel di Haifa
• Kapal perang berlabuh di Haifa
• Pangkalan Udara Ramat David
• Kementerian Perang rezim di wilayah Hakirya
• Permukiman industri militer Beit Shemesh
• Pusat industri militer Isdud
Iran Tutup Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) resmi menutup Selat Hormuz pada Sabtu (28/2), sebagai respons langsung atas serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayahnya sehari sebelumnya.
Langkah drastis ini langsung mengancam jalur distribusi minyak mentah global dan memicu kekhawatiran akan lonjakan harga energi yang signifikan.
“Saai ini dilakukan penutupan Selat Hormuz oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran,” ujar Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari kepada penyiar Al-Mayadeen, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (1/3/2026).
Penutupan ini terjadi setelah eskalasi militer besar-besaran di kawasan. AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target-target di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Kalimantanlive.com/eep







