SAMARINDA, Kalimantanlive.com- Seniman dan Budayawan Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) Martinus Usat mengajak seluruh lapisan masyarakat di Benua Etam menyudahi polemik pengadaan mobil dinas gubernur demi mengakselerasi pembangunan daerah.
“Soal polemik yang mencuat tentang mobil dinas Gubernur Kaltim, mari kita memandangnya dengan jernih dan segera menyudahinya karena pada akhirnya kendaraan itu menjadi aset milik Pemprov,” kata Martinus di Samarinda, Sabtu (28/2/2026).
Ia menilai dorongan kepada gubernur untuk terus mengakselerasi pembangunan jauh lebih penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.
Masyarakat perlu mengawal dan memberikan semangat kepada nakhoda provinsi ini guna menuntaskan sejumlah target pembangunan yang tengah digenjot bersama.
Secara objektif, Martinus menyoroti sikap ksatria Gubernur Rudy Mas’ud terhadap kritikan dengan langsung menemui serta berdiskusi secara terbuka bersama para pendemo.
Martinus juga mengingatkan warga untuk memusatkan perhatian pada besarnya manfaat program pendidikan Gratispol yang kini sedang dirasakan oleh puluhan ribu dan bahkan ke depan ratusan ribu mahasiswa.
Martinus menyadari bahwa pembangunan di tahun ini dan tahun-tahun mendatang membutuhkan membutuhkan fokus dan kinerja yang bisa memberikan dampak bagi semua warga Kaltim. Oleh karena itu, atas program -program yang telah direalisasikan dalam setahun belakang, ia berterima kasih kepada Gubernur dan Wagub Kaltim yang terus bekerja demi kemajuan masyarakat Benua Etam.







