Pemerintah Prioritaskan Keamanan, Jemaah Umrah Diminta Tunda Perjalanan

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Republik Indonesia mencermati secara serius perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang kian dinamis dan tidak menentu.

Demi menjaga keselamatan dan pelindungan warga negara, pemerintah mengimbau jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan hingga kondisi kembali kondusif.

BACA JUGA:
Perang Iran vs Israel-AS, Iran Serang Balik Tel Aviv dan Sejumlah Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

BACA JUGA:
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei Gugur, Iran Umumkan 40 Hari Berkabung Nasional

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa imbauan tersebut merupakan langkah kehati-hatian pemerintah di tengah meningkatnya eskalasi situasi di kawasan tersebut.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnil di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

Selain itu, pemerintah juga meminta seluruh jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi, serta keluarga mereka di Tanah Air, agar tetap tenang dan tidak panik.

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).