Adaro dan Pemkab Balangan Jaring Inovasi Baru dari Pelaku UMKM

PARINGIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Balangan bersama CSR PT Adaro Indonesia melalui program Adaro Spectapreneur menggelar kegiatan penjaringan inovasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula 3 Bapperida Balangan, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi produk-produk UMKM yang memiliki unsur kebaruan dan potensi untuk ditetapkan sebagai inovasi daerah.

BACA JUGA: BPBD Tanah Laut Kunjungi Balangan, Perkuat Sinergi dan Bahas Kajian Risiko Bencana

Melalui proses tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh pembinaan serta dukungan pengembangan dari pemerintah daerah.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Balangan, Resty Fauriana mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendorong penguatan inovasi berbasis UMKM di Balangan.

“Hari ini kita berkolaborasi dengan CSR Adaro untuk melibatkan para UMKM Kabupaten Balangan. Alhamdulillah, ada hampir 30 inovasi baru yang dipresentasikan,” ujarnya.

Resty menjelaskan, berbagai inovasi yang dipaparkan berasal dari kreativitas pelaku UMKM, mulai dari produk olahan hingga produk kreatif yang telah dipasarkan, seperti jamur crispy, lempok tiwadak, deodorant, serta sejumlah produk lainnya.

Seluruh produk tersebut masih dalam tahap penjaringan. Nantinya, produk yang dinilai memenuhi kriteria inovasi daerah akan melalui proses justifikasi sebelum didaftarkan secara resmi sebagai inovasi daerah.

“Kita masih dalam tahap penjaringan. Setelah dilakukan justifikasi dan memenuhi kriteria, produk tersebut akan kita daftarkan sebagai inovasi daerah dan dibina bersama,” jelasnya.