PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di wilayah Bumi Tambun Bungai.
Selain pembangunan Rindam, Pemprov Kalteng juga menyiapkan diri menjadi daerah percontohan program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
BACA JUGA: Pemprov Kalteng Gelontorkan Rp20 Miliar untuk Pembenahan Venue Porprov 2026
Dukungan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pertahanan nasional di wilayahnya.
Menurut Agustiar, keberadaan Rindam di Kalteng akan memperkuat posisi strategis daerah dalam struktur pertahanan negara. “Keberadaan satuan pendidikan dan pelatihan TNI AD itu dinilai penting untuk mendukung kesiapsiagaan serta pembinaan sumber daya manusia di bidang pertahanan,” ujarnya.
Tidak hanya dari sisi pertahanan, Gubernur juga menilai pembangunan Rindam akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Aktivitas pembangunan dan operasional satuan diyakini dapat mendorong pertumbuhan usaha lokal serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Kalteng disiapkan menjadi daerah percontohan program Komcad bagi ASN. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia melalui pelatihan dasar kemiliteran yang terstruktur.
Agustiar menjelaskan, keterlibatan ASN dalam program Komcad merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bela negara sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan.









