“Kami ingin menegaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus dilakukan secara serius dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Menurutnya, perencanaan yang disusun harus berbasis data dengan memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Jangan sampai program yang dirancang hanya bersifat rutinitas tanpa memberikan dampak yang jelas,” ujar sosok yang akrab disapa Habib Taufan.
Dirinya juga menekankan, program yang dirancang harus realistis dengan kemampuan keuangan daerah, sehingga program yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap melalui forum ini akan lahir rumusan program yang berkualitas, terarah, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat Tabalong,” tegasnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










