Bahlil menegaskan bahwa sumber daya alam merupakan aset strategis yang harus dikelola secara bertanggung jawab demi keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Ia menekankan bahwa kegiatan penambangan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mempertimbangkan keseimbangan antara nilai ekonomis dan kelestarian lingkungan.
Untuk kebutuhan dalam negeri, terutama pasokan bagi pembangkit listrik, pemerintah memastikan prioritas utama tetap pada pemenuhan kebutuhan nasional, termasuk untuk PT PLN (Persero).
“Untuk kebutuhan PLN, saya pastikan sampai dengan bulan Maret hingga April tidak ada masalah,” tegas Bahlil.
Pemerintah juga terus memantau pasokan batubara bagi pembangkit listrik dengan mempertimbangkan kualitas serta harga yang ekonomis. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan domestik tetap terpenuhi, sekaligus memastikan pelaku usaha mendapatkan harga yang wajar di pasar. (Kementerian ESDM)
Kalimantanlive.com/Ilham









