“Fokus utama diarahkan pada pencegahan kekerasan terhadap anak, penurunan angka perkawinan anak, penguatan pola pengasuhan keluarga dan alternatif, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan anak, serta penguatan partisipasi anak melalui Forum Anak di semua tingkatan,” ujar Bupati H Fani.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani menjelaskan, rapat gugus tugas ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan terkait pelaksanaan evaluasi KLA 2026.
“Penting bagi kita semua untuk mengevaluasi rapor atau hasil evaluasi KLA 2025 yang lalu, serta membangun komitmen bersama upaya peningkatan di tahun berikutnya,” jelasnya.
Ditambahkannya, rakor ini juga merupakan tahapan penting untuk memastikan peran dan tugas masing-masing dalam pemenuhan seluruh indikator evaluasi KLA.
“Kami berharap dukungan penuh semua pemangku kepentingan, Forkopimda terhadap evaluasi KLA tingkat Nindya agar bisa kita capai kembali,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










