KALIMANTANLIVE.COM – Laga pekan ke-29 Premier League antara Brighton & Hove Albion kontra Arsenal memunculkan kontroversi. The Gunners menang tipis 1-0 di Stadion Amex, Kamis (5/3/2026) dini hari WIB, namun sorotan justru tertuju pada strategi permainan tim tamu.
Gol semata wayang Arsenal lahir dari sepakan Bukayo Saka yang memantul mengenai Carlos Baleba sebelum bersarang ke gawang tuan rumah. Setelah unggul, Arsenal lebih banyak bertahan dan mengandalkan penguasaan tempo permainan.
# Baca Juga :KLASEMEN LIGA INGGRIS PEKAN 29 MEMANAS! Arsenal Kian Kokoh di Puncak, Man City Tertahan, Chelsea Menggila
# Baca Juga :DRAMA 4 GOL DI ETIHAD! Pep Guardiola Kecewa Man City Gagal Menang, Perburuan Gelar Liga Inggris Kian Panas
# Baca Juga :Arsenal Terus Pimpin Klasemen Liga Inggris, MU Naik ke Posisi Tiga
# Baca Juga :Gareth Southgate Ungkap Alasan Tolak Manchester United: Tak Tertarik Kembali ke Liga Inggris
Brighton tampil agresif dan beberapa kali merepotkan kiper David Raya. Namun hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tak berubah. Arsenal bahkan baru mencatatkan tembakan tepat sasaran keduanya pada menit ke-87 lewat Kai Havertz.
Kemenangan ini membuat pasukan Mikel Arteta semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin atas Manchester City yang masih memiliki satu laga lebih sedikit.
Huerzeler Murka Soal Buang Waktu
Usai pertandingan, pelatih Brighton, Fabien Huerzeler, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai Arsenal terlalu sering membuang waktu demi mengamankan keunggulan.
“Hanya ada satu tim yang berusaha bermain sepak bola hari ini,” ujarnya dalam konferensi pers.
Ia bahkan mempertanyakan kepemimpinan wasit dan regulasi liga terkait pengelolaan waktu pertandingan. Menurutnya, praktik memperlambat tempo permainan harus mendapat perhatian serius.







