PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa seluruh belanja daerah difokuskan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, sejalan dengan arahan Gubernur setempat.
Plt. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa insentif jabatan keagamaan dan kemasyarakatan tetap diperhitungkan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
BACA JUGA: Momentum Ramadan, Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi dengan TNI
“Sudah dihitung, dan ini arahan Pak Gubernur agar belanja lebih banyak manfaatnya untuk masyarakat,” ujar Leonard saat ditemui di Palangka Raya, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa efisiensi dilakukan pada sejumlah pos belanja rutin pemerintah daerah, termasuk perjalanan dinas, penggunaan BBM, dan rapat-rapat yang sebelumnya dilaksanakan di hotel.
“Belanja makan juga kita kurangi semua dan kita manfaatkan untuk masyarakat,” tambahnya, menekankan bahwa penghematan dialihkan untuk kepentingan publik.
Selain itu, Pemprov Kalimantan Tengah melakukan pengawalan ketat terhadap sub kegiatan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Setiap hari kita kawal dan melihat sub-sub kegiatan supaya ketepatan sasaran kepada masyarakat,” pungkas Leonard S. Ampung.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan strategi pengelolaan belanja yang lebih fokus dan efisien, Pemprov Kalteng berharap seluruh program pembangunan dan layanan publik dapat memberi dampak nyata bagi warga di seluruh wilayah provinsi.
Sumber: Prokalteng.co







