PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Rencana pembangunan Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di Palangka Raya direspon positif Anggota DPRD Kalteng.
Pembangunan Rindam dinilai akan memperkuat posisi Kalteng dalam sistem pertahanan nasional sekaligus memberi dampak ekonomi bagi daerah.
Hal itu diungkapkan, Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran yang menyatakan, dengan adanya Rindam di Kalteng maka pendidikan bintara, tamtama hingga pelatihan kejuruan bisa dilakukan di Kalteng.
“Ini bukan hanya soal pertahanan saja, tapi juga peluang pertumbuhan ekonomi untuk wilayah kita,” ujar Agustiar, Selasa (3/3/2026) saat acara buka puasa bersama di Makodam Tambun Bungai di Palangka Raya.
Dikatakan dia, saat ini sebagian besar pendidikan dasar militer bagi prajurit Kalteng masih dilakukan di luar daerah.
Sehingga, jika nantinya terealisasi pembangunan Rindam maka proses tersebut dapat dipusatkan di Palangka Raya Ibukota Kalimantan Tengah.
Baca Juga :Rencana Penggabungan OPD Pemprov, DPRD Kalteng Masih Menunggu Kejelasan Dasar Hukum
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin, Kamis (5/3/2026) menyambut baik rencana pembangunan Rindam di Palangka Raya, Kalteng tersebut.
Dia menegaskan, keberadaan fasilitas pendidikan militer tersebut akan memberikan dampak strategis untuk Kalteng dari sisi pertahanan maupun pembangunan daerah.
Menurut politis Partai Golkar ini, pembangunan Rindam merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan nasional di wilayah yang memiliki posisi penting secara geografis.







