Seleksi SP3 Tanah Laut 2026 Dimulai, Puluhan Sarjana Dipersiapkan Jadi Motor Penggerak Desa

Menurut Rudi, kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi peserta sebelum nantinya terjun langsung ke desa.

Selain itu, pihaknya juga melibatkan para camat dan kepala desa dalam kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar para pemuda yang nantinya ditempatkan di desa dapat menjalin kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa.

BACA JUGA: Ramadhan Soccer Festival Resmi Bergulir di Pelaihari, Bupati Tanah Laut Ajak Pemain Junjung Sportivitas

“Kami berharap para sarjana pelopor ini tidak menjadi beban bagi pemerintah desa, tetapi justru menjadi mitra yang membantu mempermudah pembangunan di desa masing-masing,” jelasnya.

Setelah proses seleksi selesai, peserta yang dinyatakan lulus akan ditempatkan di sejumlah desa di Kabupaten Tanah Laut sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Pada tahun 2026 ini, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 40 desa.

Ke depan, pemerintah daerah berencana memperluas jangkauan program tersebut secara bertahap. Dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang, SP3 ditargetkan dapat hadir di sekitar 130 desa di Tanah Laut.

Melalui program ini, Pemkab Tanah Laut berharap semakin banyak pemuda desa yang tergerak untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan bonus demografi dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

(Kalimantanlive.com/syahzareim)