Tujuh pemain yang terseret dalam kasus ini adalah:
Facundo Garcés
Rodrigo Holgado
Imanol Machuca
João Figueiredo
Gabriel Palmero
Jon Irazabal
Héctor Hevel
Banding Hingga ke CAS
Setelah menerima sanksi dari FIFA, FAM sempat mengajukan banding namun ditolak. Tak menyerah, federasi sepak bola Malaysia itu kemudian membawa perkara ini ke CAS yang berkedudukan di Lausanne, Swiss.
Sidang digelar pada 26 Februari 2026, tetapi hasil akhirnya tetap tidak mengubah keputusan utama: denda tetap berlaku dan pemain tetap diskors.
Sanksi resmi mulai dihitung kembali sejak 5 Maret 2026, dengan pengurangan masa hukuman karena para pemain sebelumnya sudah menjalani sanksi sementara sejak September hingga Januari.
Kasus ini menjadi salah satu skandal naturalisasi terbesar dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara dan memicu perdebatan luas mengenai regulasi pemain keturunan di level internasional.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







