JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketegangan konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal yang mengguncang pusat kota Tel Aviv, Israel. Serangan tersebut memicu gelombang ledakan yang terdengar di berbagai wilayah kota pada Kamis (5/3/2026) malam waktu setempat.
Laporan yang dikutip dari Agence France-Presse menyebutkan, tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sebuah bangunan perumahan di dekat kawasan komersial utama kota tersebut.
# Baca Juga :CAS Tolak Banding Malaysia! Skandal 7 Pemain Naturalisasi Harimau Malaya Berujung Denda Rp7,5 Miliar
# Baca Juga :UPDATE PERANG TIMUR TENGAH Usai 4 Rudal Balistik Iran Hantam Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln
# Baca Juga :All England 2026: Indonesia Kirim 6 Wakil ke Perempatfinal, Harapan Juara Merah Putih Makin Membara!
# Baca Juga :Selat Hormuz Ditutup Imbas Perang AS–Israel vs Iran, Waka MPR Tegaskan RI Masih Punya Jalur Pasokan Migas
Dua Gelombang Ledakan Mengguncang Kota
Wartawan AFP yang berada di Tel Aviv melaporkan mendengar dua gelombang ledakan hampir bersamaan yang menggema di seluruh kota. Ledakan itu terjadi setelah sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat rudal yang ditembakkan dari Iran.
Stasiun televisi pemerintah Iran mengklaim bahwa rudal-rudal tersebut diarahkan “ke sasaran di jantung Tel Aviv” sebagai bagian dari respons militer terhadap eskalasi konflik di kawasan.
Sementara itu, jejak roket juga terlihat menerangi langit Netanya, kota pesisir di utara Tel Aviv yang berada di tepi Laut Mediterania.
Bangunan Rusak, Warga Mengungsi
Menurut laporan otoritas setempat, sebuah proyektil menghantam bangunan di pinggiran Tel Aviv sehingga memaksa sejumlah warga mengungsi dari rumah mereka.
Di lokasi lain dekat pusat ekonomi Israel, puing-puing dari rudal yang berhasil dicegat menyebabkan kebakaran pada bangunan perumahan. Petugas pemadam kebakaran terlihat berjibaku memadamkan api yang dipicu oleh jatuhan serpihan roket.
Meski terjadi kerusakan pada sejumlah bangunan, layanan darurat Israel Magen David Adom (MDA) menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Polisi Israel juga mengonfirmasi bahwa mereka sedang menangani beberapa titik lokasi di wilayah tengah negara itu yang terdampak jatuhnya rudal.







