Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk empati kepada masyarakat yang ekonominya masih terbatas.
“Karena itu kami berempati kepada saudara-saudara kita yang belum berkecukupan secara sempurna dengan membantu melalui pasar murah ini. Mudah-mudahan bisa mengurangi beban masyarakat,” kata Endang.
BACA JUGA: Seleksi SP3 Tanah Laut 2026 Dimulai, Puluhan Sarjana Dipersiapkan Jadi Motor Penggerak Desa
Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan dua jenis paket sembako. Sebanyak 1.000 paket khusus untuk masyarakat kurang mampu, seperti buruh cuci mobil, penyapu jalan, janda tanpa pekerjaan, hingga anak yatim.
Paket tersebut hanya ditebus Rp 50 ribu, sementara nilai sebenarnya sekitar Rp 120 ribu per paket.

Dengan demikian, ada subsidi sekitar Rp 70 ribu yang diberikan kepada masyarakat.
Adapun isi paket sembako tersebut antara lain berisi beras 5 liter, minyak goreng 2 liter, gula 2 kilogram, serta tepung terigu.










