Waspada Penipuan Undian Mengatasnamakan Bank Kalsel, Nasabah Diminta Jangan Berikan Data Rahasia

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Bank Kalsel mengimbau masyarakat dan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan yang mencatut nama bank tersebut, khususnya dengan modus undian berhadiah akhir tahun. Modus penipuan ini kerap menawarkan hadiah besar, mulai dari mobil, motor, barang elektronik, paket umrah, hingga uang tunai.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Firmansyah, menegaskan bahwa pelaku penipuan menggunakan telepon, WhatsApp, SMS, dan akun media sosial palsu untuk meminta data pribadi korban. Mereka kerap meminta PIN, OTP, nomor rekening, password mobile banking, atau mengarahkan korban mengklik tautan mencurigakan dan mengunduh aplikasi berbahaya.

“Bank Kalsel tidak pernah meminta nasabah memberikan data rahasia seperti PIN, OTP, password, maupun informasi sensitif lainnya untuk alasan apa pun, termasuk pengumuman undian atau pemenang hadiah,” tegas Firmansyah.

BACA JUGA: Bank Kalsel Sesuaikan Jam Operasional Ramadan 1447 H, Layanan Nasabah Tetap Optimal

Bank Kalsel menekankan bahwa seluruh informasi resmi terkait promo, undian, atau kegiatan bank hanya diumumkan melalui kanal resmi berikut:

  • Website: www.bankkalsel.co.id
  • Instagram: @bankkalsel & @bankkalselsyariah
  • YouTube: Bank Kalsel dan Bank Kalsel Syariah
  • Call Center: 0800 112 2000

Masyarakat diminta untuk:

  1. Waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan Bank Kalsel dan menginformasikan undian yang tidak diikuti.
  2. Jangan pernah memberikan PIN, OTP, password, atau data rahasia lainnya.
  3. Abaikan dan laporkan pesan, telepon, atau tautan mencurigakan.
  4. Konfirmasikan kebenaran informasi melalui saluran resmi Bank Kalsel.

“Bagi nasabah yang sudah terlanjur memberikan data pribadi pada iklan undian palsu, segera ubah PIN transaksi atau laporkan ke Call Center atau kantor Bank Kalsel terdekat,” pungkas Firmansyah.

Dengan imbauan ini, Bank Kalsel menegaskan komitmennya menjaga keamanan nasabah sekaligus menolak penyalahgunaan nama institusi untuk kegiatan penipuan.

Kalimantanlive.com/Humas Bank Kalsel