Mekanisme Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran
Mengutip laporan Al Jazeera, Pemimpin Tertinggi Iran tidak dipilih melalui pemilu langsung oleh rakyat.
Pemimpin negara dipilih oleh Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama senior. Anggota majelis ini dipilih oleh rakyat setiap delapan tahun sekali.
Namun, calon anggota majelis harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Guardian Council, lembaga pengawas yang sebagian anggotanya ditunjuk langsung oleh Pemimpin Tertinggi.
Jika jabatan pemimpin tertinggi kosong akibat kematian atau pengunduran diri, Majelis Ahli akan segera bersidang untuk memilih pengganti melalui pemungutan suara sederhana.
Sesuai konstitusi Iran, kandidat pemimpin tertinggi harus merupakan ahli hukum Islam Syiah dengan pemahaman mendalam tentang yurisprudensi serta memiliki kualitas kepemimpinan, keberanian politik, dan kemampuan administrasi.
Sebelumnya, hanya ada satu kali pergantian pemimpin tertinggi dalam sejarah Iran modern, yakni ketika Ruhollah Khomeini, pemimpin Iranian Revolution, wafat pada 1989 dan digantikan oleh Ali Khamenei.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI









