“Jadi ada terdapat 14 buah rumah yang terbakar dan 9 keluarga yang terdampak peristiwa kebakaran ini,” ungkap Roni saat ditemui di lokasi peristiwa kebakaran.
Di kesempatan yang sama, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS Kasi Humas, Iptu Heri Siswoyo menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Yulisdayanti (51) warga setempat kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.
Saksi melihat asap tebal disertai kobaran api berasal dari bagian atap rumah milik Yulianto (60). Saat kejadian pun pemilik rumah tidak berada di tempat.
“Korban saat kejadian sedang menjalani kontrol dan terapi kesehatan di Rumah Sakit Pertamina sejak awal pagi,” jelasnya.
Selain itu, saksi Gunawan Widodo (58) berupaya membantu memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun karena rumah dalam keadaan terkunci dan tidak dapat didobrak, sehingga api cepat membesar dan membakar bagian atap rumah serta merambat ke bangunan rumah di sekitarnya.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera berupaya menyelamatkan barang-barang milik mereka dan meminta bantuan warga lainnya.







