Prabowo Gelar 5 Rapat Maraton di Hambalang! Bahas Konflik Timur Tengah, Kampus STEM, hingga Kesiapan Mudik Lebaran

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rangkaian rapat maraton bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memimpin lima rapat berbeda sejak siang hingga malam hari yang membahas berbagai isu strategis nasional, mulai dari pembangunan pendidikan tinggi, dinamika geopolitik global, hingga persiapan mudik Lebaran.

# Baca Juga :TEGAS! Angel Di Maria Tolak Comeback di Piala Dunia 2026, Sebut Era Baru Timnas Argentina Sudah Dimulai

# Baca Juga :Iran Resmi Punya Pemimpin Tertinggi Baru! Mojtaba Khamenei Gantikan Ali Khamenei

# Baca Juga :RESMI! Pemerintah Blokir Akun Anak di 8 Aplikasi Populer, YouTube hingga Roblox Masuk Daftar

# Baca Juga :DRAMATIS! Rekap Final All England 2026: Taiwan Cetak Sejarah, An Se-young Tumbang di Partai Puncak

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa rapat tersebut digelar untuk memastikan berbagai agenda prioritas pemerintah berjalan optimal.

“Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret 2026,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Dalam rapat tersebut, Presiden juga meminta laporan terbaru mengenai perkembangan berbagai program strategis pemerintah, baik terkait kebijakan dalam negeri maupun situasi internasional yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

Bahas Pembangunan 10 Kampus STEM dan Kedokteran

Salah satu topik utama yang dibahas adalah rencana pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pendidikan kedokteran.

Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang sains dan teknologi.

Selain itu, Presiden juga meminta laporan terkait upaya peningkatan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat global serta memperluas kerja sama dengan berbagai universitas ternama dunia.

Soroti Dinamika Geopolitik Timur Tengah

Dalam rapat tersebut, Presiden juga membahas perkembangan situasi geopolitik internasional, terutama dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Pemerintah menilai perkembangan situasi di kawasan tersebut memiliki dampak terhadap stabilitas global dan perlu terus dipantau karena berpotensi memengaruhi kondisi regional, termasuk Indonesia.

Pendidikan Anak Palestina di Indonesia

Isu lain yang turut dibahas adalah program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia, khususnya yang menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.

Menurut Teddy, program tersebut telah berjalan sejak masa Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Saat itu, sekitar 20 hingga 40 pelajar Palestina diundang untuk menempuh pendidikan di Indonesia.

Kini jumlah mahasiswa asal Palestina yang belajar di Indonesia melalui program tersebut telah meningkat menjadi hampir 200 orang.