JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Babak 16 besar kompetisi elit Eropa, UEFA Champions League musim 2025–2026 kembali menghadirkan pertandingan sengit pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. Sejumlah laga besar dipastikan tersaji, termasuk duel panas antara Galatasaray melawan Liverpool FC serta pertandingan Newcastle United menghadapi FC Barcelona.
Empat pertandingan babak 16 besar akan dimainkan pada Selasa (10/3/2026) waktu setempat atau Rabu dini hari waktu Indonesia.
#baca juga:Daftar 16 Besar Liga Champions 2025/26 Lengkap, Undian Digelar Jumat
#baca juga:PSG Lolos Dramatis, Atalanta Bangkit Heroik – Hasil Lengkap Play-off Liga Champions 2025-2026
#baca juga:Playoff Liga Champions: Inter Tersingkir, Newcastle dan Atletico Lolos ke 16 Besar
Laga yang paling menyita perhatian adalah duel Galatasaray melawan Liverpool yang digelar lebih awal, sementara tiga pertandingan lainnya dimainkan pada pukul 03.00 WIB.
Liverpool datang dengan skuad pincang
Liverpool akan bertandang ke markas Galatasaray di Ali Sami Yen Stadium atau yang juga dikenal sebagai RAMS Park.
Tim asuhan Arne Slot dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Kiper utama Alisson Becker dipastikan absen karena mengalami cedera.
Sebagai gantinya, Liverpool diperkirakan akan menurunkan Giorgi Mamardashvili sebagai penjaga gawang utama dalam laga tersebut.
Arne Slot juga masih mempertimbangkan siapa yang akan mengisi posisi bek kiri antara Andy Robertson atau Milos Kerkez.
“Robertson memainkan pertandingan yang sangat bagus, begitu juga Milos Kerkez. Keduanya tampil sangat baik dalam beberapa pertandingan terakhir,” ujar Slot.
Ia menambahkan keputusan akhir mengenai siapa yang akan menjadi starter baru akan ditentukan menjelang pertandingan.
Barcelona diingatkan bahaya Newcastle
Sementara itu, Barcelona akan menghadapi Newcastle United di kandang lawan, St James’ Park.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick mengaku timnya harus berhati-hati menghadapi wakil Liga Inggris tersebut.
Menurut Flick, Newcastle memiliki karakter permainan cepat dan berbahaya, terutama saat melakukan serangan balik.
“Kami ingin terus bermain dengan gaya Barcelona. Namun Liga Champions berbeda karena semua tim ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” kata Flick.
Ia juga menilai Newcastle memiliki pemain-pemain cepat yang berbahaya saat melakukan transisi serangan.
Selain itu, Flick turut memberikan apresiasi kepada para pemain muda Barcelona yang tampil impresif dalam beberapa pertandingan terakhir, termasuk saat menghadapi Athletic Club di kompetisi domestik.







