Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi edukasi yang berfokus pada:
• Pencegahan pernikahan dini, agar remaja tidak terburu-buru menikah sebelum cukup usia dan siap secara kesehatan.
• Pemahaman kesehatan reproduksi dan gizi, sebagai bekal bagi calon pasangan maupun calon orang tua.
• Pola hidup sehat, guna mendorong kesadaran menjaga kesehatan sejak usia remaja.
Melalui gerakan ini, DWP Kalsel dan Tanah Laut berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan keluarga semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak sebelum memasuki masa pernikahan.
(Kalimantanlive.com/syahzareim)










