“Dengan adanya markas permanen ini, kita ingin mengoptimalkan tugas kepolisian, khususnya di wilayah perairan Danau Bangkau. Mulai dari pengawasan, patroli rutin, penegakan hukum, hingga pembinaan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan.
Kapolda menegaskan bahwa keberadaan Marnit Patroli Bangkau memiliki sejumlah fungsi strategis. Pertama, untuk melindungi sumber daya perikanan di kawasan Danau Bangkau dari praktik destructive fishing atau penangkapan ikan dengan cara merusak, seperti penyetruman listrik yang dapat merusak ekosistem perairan.
Baca juga : Gandeng Bhayangkari dan Mahasiswa, Polda Kalsel Gelar Aksi Bagikan 1000 Takjil
Kedua, untuk meminimalisir potensi konflik sosial yang mungkin timbul antara nelayan lokal dengan nelayan pendatang dari luar wilayah.
Momen peresmian ini juga dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan sosial dan bantuan kepada masyarakat sekitar. Polda Kalsel menyalurkan 100 paket sembako kepada warga Desa Bangkau yang membutuhkan melalui bakti sosial.
Tidak hanya itu, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan berbasis ekonomi biru (blue economy), turut diberikan bantuan berupa 6 unit keramba dan 8.000 ekor bibit ikan. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendukung produksi perikanan lokal di wilayah Danau Bangkau.
“Kami berharap dengan adanya pos ini, keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan semakin terjaga, dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan nelayan,” tutup Kapolda Kalsel.










