Menurutnya, peningkatan kasus campak juga terjadi di beberapa wilayah lain di Indonesia.
Terkait kemungkinan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB), Yuspiteriandi menyebut pihaknya masih melakukan kajian lebih lanjut.
BACA JUGA: Pastikan Harga Stabil, Pemkab Balangan Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri
“Untuk KLB kita masih mengkaji, karena KLB ini sudah besar sekali berarti kasusnya,” jelasnya.
Saat ini, Dinas Kesehatan Balangan terus melakukan upaya penanganan dengan menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi campak melalui program imunisasi kejar.
“Tidak ada kata terlambat untuk imunisasi, untuk campak anak hingga 12 tahun masih bisa diimunisasi campak,” katanya.
Kalimantanlive.com/Kamil










