BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Antusiasme masyarakat Kalimantan Selatan terhadap program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali terlihat menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Program tahunan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya transportasi.
BACA JUGA: Buka Puasa Bersama, Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarmasin Perkuat Kolaborasi Pembangunan
Program mudik gratis tersebut mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari kuota peserta yang telah terpenuhi sejak awal masa pendaftaran dibuka secara daring oleh pemerintah provinsi.
Pada tahun 2026 ini, Pemprov Kalimantan Selatan menyediakan kuota bagi 300 orang pemudik. Seluruh kuota tersebut telah terisi oleh warga yang mendaftarkan diri melalui sistem pendaftaran online yang telah disiapkan sebelumnya.
Sebelum dinyatakan sebagai peserta, para calon pemudik diwajibkan mengikuti tahapan seleksi kelayakan. Proses ini dilakukan untuk memastikan kelengkapan data, identitas peserta, serta kesiapan mereka mengikuti perjalanan mudik yang telah dijadwalkan.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi, mengatakan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
Ia menjelaskan, pendaftaran program mudik gratis awalnya dibuka pada 9 hingga 10 Maret 2026. Para peserta nantinya akan diberangkatkan dari dua titik utama, yaitu Terminal Km 6 Banjarmasin dan Kantor Dinas Koperasi dan UMKM yang berada di Banjarbaru.
Melihat tingginya minat masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut, pemerintah kemudian memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran hingga 12 Maret 2026 agar lebih banyak warga yang dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini.










