IPM Tanah Bumbu Melonjak, Era Kepemimpinan Andi Rudi Latif Catat Pencapaian Tertinggi Kedua di Kalsel

BATULICIN, Kalimantanlive.com – Pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Hal ini tercermin dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunnya angka kemiskinan, serta pertumbuhan ekonomi yang terus mengalami peningkatan.

Data terbaru menunjukkan IPM Kabupaten Tanah Bumbu terus mengalami kenaikan. Pada tahun 2024, IPM tercatat sebesar 74,5 dan meningkat menjadi 75,09 pada tahun 2025.

BACA JUGA: Bupati Tanah Bumbu Tekankan Program Harus Bermanfaat

Capaian ini menempatkan Tanah Bumbu sebagai kabupaten dengan IPM tertinggi kedua di Kalimantan Selatan dan berada pada posisi keempat di tingkat kabupaten/kota se-Kalsel.

Peningkatan IPM tersebut didukung sejumlah indikator pembangunan manusia yang menunjukkan perkembangan positif. Umur Harapan Hidup masyarakat mencapai 74,68 tahun. Sementara itu, Harapan Lama Sekolah berada di angka 12,80 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah mencapai 8,44 tahun. Di sisi lain, pengeluaran riil per kapita masyarakat tercatat sebesar Rp13,38 juta per tahun.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, sektor ekonomi dan pengentasan kemiskinan juga menunjukkan kemajuan signifikan.

Pada tahun 2025, angka kemiskinan di Tanah Bumbu berhasil ditekan hingga 3,13 persen. Jumlah penduduk miskin pun menurun dari 14.677 jiwa pada tahun 2024 menjadi 13.812 jiwa pada tahun 2025.

Pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,82 persen dan meningkat menjadi 5,52 persen pada tahun 2026.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat.

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci dalam mendorong kemajuan daerah.