BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) mendorong Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel untuk lebih memprioritaskan pembinaan atlet ber-DNA lokal atau asli Banjar di seluruh cabang olahraga.
Dorongan ini disampaikan saat Komisi IV DPRD Kalsel menggelar rapat Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun Anggaran (TA) 2026 bersama Dispora Kalsel, Rabu (11/03/2026), di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD Kalsel Lt.4, Jalan Lambung Mangkurat No.18, Banjarmasin.
Ketua Komisi IV, Jihan Hanifha, menekankan pentingnya menonjolkan atlet dan pelatih lokal di setiap cabang olahraga, baik dalam pembinaan rutin maupun pada saat menghadapi even-even pertandingan.
“Selama ini banyak pelatih dan atletnya bukan berasal dari DNA kita di Banjar sini,” ujarnya, menyoroti keterbatasan atlet lokal yang mendapatkan kesempatan optimal.
Jihan menambahkan, pembinaan atlet ber-DNA lokal diharapkan dapat meminimalisir praktik transfer atlet dari luar daerah menjelang even-even olahraga, sekaligus mendorong semangat dan kepercayaan diri para atlet lokal untuk meraih prestasi maksimal.
“Kita ingin mensupport mereka agar bisa berprestasi dan meraih medali emas,” tuturnya, menegaskan komitmen Komisi IV terhadap pengembangan atlet lokal.
Terkait berkurangnya anggaran dana hibah TA 2026 yang kini hanya sebesar Rp 4,6 miliar, Jihan menyatakan pihaknya siap membantu evaluasi dan pengajuan penambahan anggaran untuk Dispora Kalsel.
“Per 2026 memang terjadi pengurangan anggaran, termasuk dana hibah di Dispora. Dari sebelumnya lebih besar, sekarang tersisa sekitar Rp 4,6 miliar. Ini jadi bahan masukan kami dan akan dievaluasi,” jelasnya.







