“Rute ke Denpasar dulu pernah dibuka tapi tidak bertahan lama. Begitu juga rute ke Makassar yang bahkan berhenti lebih cepat daripada Denpasar,” jelasnya.
Menurut Yulindra, agar rute-rute baru bisa bertahan, diperlukan dukungan dari berbagai sektor seperti pariwisata dan UMKM, sehingga pergerakan orang yang datang ke Kalteng meningkat dan penerbangan tetap berkelanjutan. Dengan langkah ini, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan penerbangan, baik untuk urusan bisnis maupun wisata.
Sumber: Prokalteng.co










