Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Gelar Open House Idulfitri untuk Seluruh Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran berencana menggelar kegiatan open house dalam rangka perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Isen Mulang. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang silaturahmi antara gubernur, jajaran pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kalteng.

Open house tersebut dijadwalkan pada hari pertama Idulfitri dan terbuka bagi semua warga tanpa terkecuali. Agustiar menekankan bahwa pintu Istana Isen Mulang akan dibuka untuk umum, sehingga masyarakat bisa datang langsung untuk bersilaturahmi.

BACA JUGA: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Tinjau Korban Kebakaran Pahandut, Bantuan Segera Disalurkan

“Pada hari pertama Lebaran kita menggelar open house di Istana Isen Mulang. Kami mengundang seluruh masyarakat Kalteng tanpa terkecuali, terbuka untuk umum,” ujar Agustiar Sabran saat ditemui di Palangka Raya, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini diharapkan menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan gubernur serta jajaran pemerintah daerah. Selain silaturahmi, open house juga menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Open house akan dimulai sejak pagi hari, tepatnya pukul 08.00 WIB, dan berlangsung hingga siang hari. Penjadwalan ini dimaksudkan agar masyarakat dari berbagai daerah di Kalteng memiliki waktu yang cukup untuk hadir.

“Open house dimulai dari jam delapan pagi sampai siang. Setelah itu kita pulang kampung,” ungkap Agustiar. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap mengedepankan keramahan dan keterbukaan bagi seluruh masyarakat.

Setelah kegiatan open house selesai, Gubernur Agustiar bersama keluarga berencana melanjutkan perjalanan ke kampung halaman mereka di Pangkalan Bun. Hal ini menjadi tradisi keluarga untuk merayakan Lebaran bersama sanak saudara.

Kegiatan open house Gubernur Kalteng ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan tatap muka langsung, komunikasi lebih hangat dan aspirasi warga bisa tersampaikan secara lebih personal.