HEBOH PIALA DUNIA 2026: Iran Ancam Mundur karena Perang, Ini Deretan Negara yang Pernah Boikot Ajang Sepak Bola Terbesar Dunia

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia sepak bola kembali diguncang isu politik internasional. Iran disebut tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko setelah konflik militer yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki kondisi yang aman untuk mengirim tim nasional berlaga di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut. Pernyataan itu muncul setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang disebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu konflik regional yang lebih luas.

# Baca Juga :DRAMA PIALA DUNIA 2026! Iran Beri Sinyal Keras Bisa Mundur, Konflik dengan AS Picu Ketidakpastian

# Baca Juga :TEGAS! Angel Di Maria Tolak Comeback di Piala Dunia 2026, Sebut Era Baru Timnas Argentina Sudah Dimulai

# Baca Juga :Neymar Buka Peluang Pensiun Akhir 2026, Fokus Terakhir: Piala Dunia dan Santos

# Baca Juga :BOOM! Tiket Piala Dunia 2026 Ludes Diserbu, 508 Juta Permintaan dari Seluruh Dunia

Menurut Donyamali, situasi perang membuat keselamatan pemain dan delegasi Iran tidak terjamin. Karena itu, Iran menilai partisipasi di Piala Dunia tidak mungkin dilakukan dalam kondisi saat ini.

Meski belum ada keputusan final dari federasi sepak bola Iran maupun FIFA, pernyataan tersebut langsung memicu sorotan dunia. Jika benar terjadi, Iran akan menambah daftar negara yang pernah melakukan boikot terhadap Piala Dunia sepanjang sejarah.

Deretan Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia

Sepanjang sejarah turnamen, sejumlah negara pernah menolak berpartisipasi karena alasan politik, gengsi, hingga protes terhadap keputusan FIFA. Berikut beberapa kasus paling terkenal:

1. Uruguay – Piala Dunia 1934
Uruguay yang berstatus juara bertahan memilih tidak tampil di Italia. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes karena banyak negara Eropa menolak datang ke Uruguay pada Piala Dunia 1930.

2. Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia – Piala Dunia 1934
Negara-negara Inggris Raya juga tidak ikut serta. Saat itu, asosiasi sepak bola mereka keluar dari FIFA dan menganggap kompetisi regional yang mereka miliki lebih bergengsi.

3. Argentina – Piala Dunia 1938
Argentina memboikot turnamen di Prancis setelah kecewa karena gagal terpilih sebagai tuan rumah.

4. Negara-Negara Afrika – Piala Dunia 1966
Seluruh negara Afrika melakukan boikot sebagai protes terhadap sistem kuota FIFA yang dinilai tidak adil bagi wakil Afrika.

5. Uni Soviet – Kualifikasi Piala Dunia 1974
Uni Soviet menolak bertanding melawan Chile pada laga play-off karena memprotes rezim militer Augusto Pinochet yang baru mengambil alih kekuasaan lewat kudeta.

Iran Jadi Kasus Terbaru?

Kini Iran berpotensi menjadi negara terbaru yang memboikot Piala Dunia jika keputusan tersebut benar-benar direalisasikan. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel membuat situasi keamanan serta politik menjadi faktor utama dalam keputusan tersebut.

Jika Iran benar-benar mundur, FIFA kemungkinan harus menentukan negara pengganti untuk mengisi slot yang ditinggalkan di turnamen yang akan digelar pada Juni–Juli 2026 tersebut.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI