Berikutnya perkembangan Industri Keuangan Nonbank (IKNB)
Posisi Desember 2025, piutang pembiayaan yang disalurkan oleh Perusahaan Pembiayaan sebesar Rp 11,89 triliun mengalami kontraksi 2,91 persen yoy dengan NPF terjaga pada 1,94 persen.
Selanjutnya, penyaluran pembiayaan modal ventura tumbuh sebesar 0,08 persen yoy, dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp 97 miliar dan NPF terjaga pada 8,09 persen.
Aset bersih Dana Pensiun tumbuh sebesar 10,12 persen yoy atau menjadi sebanyak Rp377 miliar.
Pada industri Pinjaman Daring (Pindar) outstanding pembiayaan pada Agustus 2025 meningkat signifikan, yaitu tumbuh 31,13 persen yoy atau menjadi Rp 1,026 triliun. Tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) berada di angka 2,26 persen.
Sementara itu, industri pergadaian posisi Mei 2025 tumbuh sebesar 61,59 persen yoy atau meningkat menjadi Rp912 miliar dengan tingkat risiko kredit terjaga.
Mengenai perkembangan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK).









