Lebaran 2026 Berpotensi Beda! Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Lalu Pemerintah Kapan?

WARTABANJAR.COM – Perayaan Idul Fitri atau Lebaran 2026 semakin dekat. Namun hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum menetapkan secara resmi kapan 1 Syawal 1447 Hijriah akan dirayakan.

Sementara itu, Muhammadiyah sudah lebih dulu menentukan tanggal Hari Raya Idul Fitri melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) 1447 H. Berdasarkan kalender tersebut, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026.

# Baca Juga :Polres Tabalong Kerahkan Ratusan Personel Gabungan dan Dirikan Posko Mudik Lebaran 2026

# Baca Juga :GILA! 12 HP Rp5 Jutaan Ini Siap Meledak Jelang Lebaran 2026, Spek Gahar Bikin Mau Ganti Smartphone

# Baca Juga :Pemprov Kalteng Batasi Jam Operasional Truk untuk Lancarkan Arus Mudik Lebaran 2026

# Baca Juga :Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun 1,75 Persen, Pemprov Kalteng Tetap Siaga

Perbedaan ini memunculkan pertanyaan di masyarakat: apakah Lebaran tahun ini akan jatuh pada 20 Maret atau 21 Maret 2026?

Prediksi Pemerintah: 21 Maret 2026

Pemerintah melalui SKB Tiga Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 telah mencantumkan tanggal 21 Maret 2026 sebagai Hari Raya Idul Fitri.

Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Kamis, 19 Maret 2026

Waktu: Pukul 16.00 WIB

Tempat: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta

Prediksi BRIN: Hilal Belum Memenuhi Kriteria

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, memprediksi 1 Syawal 1447 H kemungkinan besar jatuh pada 21 Maret 2026.

Menurutnya, berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal pada saat magrib 19 Maret 2026 di wilayah Asia Tenggara belum memenuhi kriteria baru MABIMS.