KALIMANTANLIVE.COM – Dunia balap motor kembali bersiap menghadapi perubahan besar. Mulai musim 2027, ajang balap paling bergengsi di dunia, MotoGP, resmi akan menerapkan regulasi baru dengan menurunkan kapasitas mesin motor dari 1.000 cc menjadi 850 cc.
Perubahan besar ini langsung mendapat perhatian dari juara bertahan dunia, Marc Marquez. Pebalap andalan Ducati Lenovo Team tersebut menilai keputusan menurunkan kapasitas mesin merupakan langkah tepat demi keselamatan dan kualitas balapan.
# Baca Juga :Laptop Gaming Monster! Lenovo Legion Pro 5i Bikin Gamer dan Kreator Terpukau dengan Layar OLED 240Hz
# Baca Juga :Sewa Land Rover Rp160 Juta per Bulan! Wali Kota Andi Harun Jadi Sorotan Usai Polemik Kendaraan Gubernur
# Baca Juga :Lebaran 2026 Berpotensi Beda! Muhammadiyah Tetapkan 20 Maret, Lalu Pemerintah Kapan?
# Baca Juga :Kejar Malam Seribu Bulan! Hadits Shahih Tentang Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
Menurut Marquez, kecepatan motor MotoGP saat ini sudah mencapai tingkat yang terlalu ekstrem. Di beberapa sirkuit, para pebalap bahkan hampir menyentuh kecepatan 360 km/jam, angka yang dinilai sudah tidak diperlukan untuk sebuah tontonan balap.
“Ketika ada peraturan teknis baru, keputusan tersebut dibuat oleh kejuaraan bersama MSMA,” ujar Marquez dalam wawancara dengan Estrella Galicia 0,0, seperti dikutip dari Crash.
Ia mengaku mendukung penuh kebijakan pengurangan kapasitas mesin tersebut karena alasan keselamatan.
“Banyak sirkuit sekarang membuat kami hampir mencapai 360 km/jam. Menurut saya kecepatan itu tidak diperlukan untuk pertunjukan balap dan justru meningkatkan risiko,” jelasnya.
Kecepatan Tinggi Bikin Sirkuit Terasa Sempit
Marquez juga menyoroti dampak lain dari meningkatnya performa motor MotoGP saat ini. Menurutnya, kecepatan yang terlalu tinggi membuat banyak lintasan terasa semakin sempit bagi para pebalap.
Ketika motor melaju semakin cepat, pebalap tiba lebih cepat di tikungan maupun area pengereman. Hal ini membuat zona keselamatan dan area run-off menjadi semakin krusial.
“Di banyak sirkuit, area lintasan mulai terasa sempit karena kami tiba di titik tersebut jauh lebih cepat. Kami membutuhkan area limpasan yang lebih luas karena jika sesuatu terjadi, pembatas akan terasa semakin dekat,” ujarnya.
Mesin Lebih Kecil, Lap Time Bisa Tetap Cepat
Meski kapasitas mesin akan diperkecil menjadi 850 cc, Marquez memperkirakan catatan waktu putaran kemungkinan tidak akan berubah drastis. Bahkan, ia menilai tidak menutup kemungkinan lap time justru menjadi lebih cepat.
Hal ini disebabkan beberapa perubahan regulasi lain yang akan diterapkan bersamaan dengan mesin baru, di antaranya:
Larangan penggunaan perangkat pengatur ketinggian motor (ride height device)
Pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli
Pembatasan pengembangan aerodinamika motor
Dengan bobot motor yang lebih ringan dan karakter pengendalian yang lebih baik, Marquez menilai performa motor tetap bisa sangat kompetitif.
“Mereka mencoba mengurangi kecepatan maksimal, tetapi saya pikir waktu putaran di banyak sirkuit akan sangat mirip, bahkan bisa lebih cepat karena bobot dan tenaga motor lebih rendah namun lebih mudah dikendalikan,” katanya.








