Sembilan Desa yang belum terbangun RTH Smart, awal tahun 2026 ada empat desa sudah siap lahannya untuk dibangun.
“Jadi empat desa ini ada Murung Baru, Pulau Ku’u, Padangin dan Desa Tamiyang yang sudah siap lahannya. Dua desa yaitu Walangkir dan Pamarangan Kanan masih proses pengadaan lahan,” lanjut Rofik.
Selain itu, juga program ketahanan pangan di seluruh desa se-Tanta sudah menyediakan lahan untuk ketahanan pangan mulai penanaman jagung, padi, cabai hingga bawang merah dan hasilnya untuk suplai untuk program makan bergizi gratis (MBG).
Kemudian, pelatihan tenaga terampil di Kecamatan Tanta setidaknya sudah ada sebanyak 405 orang pada 2025 bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia dan BLK Kalsel serta tahun ini melaksanakan pelatihan bagi 111 orang meliputi pelatihan alat berat, membuat kue hingga pertukangan.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi atas pencapaian realisasi program Tabalong Smart yang sudah berjalan di Kecamatan Tanta.
“Alhamdulillah laporan Camat tadi, kegiatan program tujuh program prioritas Tabalong Smart sudah berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Bupati H Fani pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung agar program Tabalong Smart bisa dapat berjalan dan dirasakan langsung masyarakat.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










