GILA! Arsenal Menggila di Empat Kompetisi, Mikel Arteta Santai Soal Mimpi Quadruple

KALIMANTANLIVE.COM – Performa luar biasa tengah ditunjukkan Arsenal F.C. pada musim 2025/2026. Klub asal London tersebut masih bertarung di empat kompetisi sekaligus, membuka peluang langka untuk meraih quadruple atau empat gelar dalam satu musim.

Meski peluang itu terbuka, manajer Mikel Arteta menegaskan timnya tidak terlalu memikirkan ambisi besar tersebut. Fokus utama skuad berjuluk The Gunners saat ini hanyalah menjalani setiap pertandingan dengan maksimal.

# Baca Juga :Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan Ini: MU Vs Aston Villa, Liverpool Tantang Tottenham, Arsenal dan Man City Hadapi Ujian Berat

# Baca Juga :DRAMA LIGA CHAMPIONS! Man City dan Chelsea Dipermalukan, Arsenal Selamat dari Kekalahan

# Baca Juga :Arsenal Memperlebar Jarak di Puncak Klasemen Liga Inggris, Unggul Tujuh Poin dari Manchester City

# Baca Juga :FAKTA LAGA DI AMEX! Brighton Tumbang 0-1, Taktik Buang Waktu Arsenal Bikin Fabien Huerzeler Naik Pitam

Arsenal Berpeluang Sapu Empat Gelar

Memasuki fase akhir musim, Arsenal masih bersaing di berbagai ajang bergengsi. Klub London Utara itu bahkan berada dalam posisi yang cukup menjanjikan.

Di kompetisi Premier League, Arsenal masih memimpin klasemen sementara dan berpeluang besar meraih trofi liga. Selain itu, mereka juga sudah menatap partai final EFL Cup atau yang dikenal sebagai Piala Liga Inggris.

Tidak berhenti di situ, Arsenal juga telah menembus babak perempat final FA Cup serta masih bertahan di babak 16 besar UEFA Champions League.

Peluang trofi paling dekat datang dari Carabao Cup, dengan laga final yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Maret mendatang. Jika berhasil memenangkannya, trofi tersebut bisa menjadi suntikan moral besar bagi Arsenal dalam perburuan gelar lainnya.

Arteta Tegaskan Fokus ke Setiap Pertandingan

Meski peluang menyapu bersih empat trofi terbuka, Arteta menilai timnya tidak perlu memikirkan terlalu jauh soal quadruple. Baginya, yang terpenting adalah fokus pada pertandingan demi pertandingan.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, jadwal padat membuat Arsenal harus berpindah fokus dengan cepat dari satu kompetisi ke kompetisi lain. Dalam waktu singkat, timnya bahkan bisa memainkan laga dari tiga turnamen berbeda.