HEBOH! 25 Kg Kokain Terdampar di Pantai Selayar, Polisi Duga Jaringan Narkoba Internasional dari Kolombia

KALIMANTANLIVE.COM – Penemuan mengejutkan terjadi di wilayah pesisir Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Sebanyak 25 kilogram kokain ditemukan terdampar di bibir pantai dan diduga kuat merupakan bagian dari penyelundupan narkotika jaringan internasional yang berasal dari Kolombia.

Paket narkotika tersebut ditemukan warga di dua kecamatan berbeda sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.

# Baca Juga :Satresnarkoba Polres Balangan Amankan Dua Pengedar Narkotika, 22,92 Gram Sabu Diamankan

# Baca Juga :Ungkap Perkara Narkoba Hingga ke Banjarmasin, Polres Batola Amankan 5 Pelaku

# Baca Juga :Dilaporkan Warga, Dua Pria dan Satu Residivis Narkoba Ditangkap Satresnarkoba Polres Tabalong

# Baca Juga :Dua Kali Dilelang, Aset Milik Ayah Terduga Gembong Narkoba Internasional Fredy Pratama Belum Juga Laku

Temuan Kokain Berawal dari Laporan Nelayan

Menurut keterangan dari Kasubsie Humas Polres Kepulauan Selayar, Aipda Suardi Andre, petugas menerima laporan masyarakat setelah nelayan menemukan paket mencurigakan di pantai.

Sebanyak 5 kilogram kokain pertama kali ditemukan oleh nelayan di wilayah Kecamatan Bontosikuyu. Sementara 20 kilogram lainnya ditemukan di Kecamatan Bontomanai.

Seluruh barang bukti yang ditemukan warga kemudian diamankan oleh aparat dan dibawa ke kantor Polres Selayar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sepatu Bertuliskan Kolombia Jadi Petunjuk Awal

Di sekitar lokasi temuan paket kokain tersebut, warga juga menemukan sejumlah sepatu impor yang diduga berasal dari Kolombia. Tulisan pada sepatu tersebut menjadi salah satu petunjuk awal yang membuat polisi menduga barang haram itu berasal dari negara Amerika Selatan tersebut.

Beberapa warga bahkan mengaku sempat mengambil sepatu-sepatu yang ditemukan di pantai dan menjualnya dengan harga sekitar Rp200 ribu per pasang.

Diduga Berasal dari Kapal yang Mengalami Insiden di Laut

Polisi menduga paket kokain itu sebelumnya diselundupkan melalui jalur laut dan kemungkinan berada dalam satu pengiriman yang sama. Namun, ada indikasi kapal yang membawa barang tersebut mengalami insiden di tengah laut sehingga sebagian muatan hanyut dan terdampar di pesisir Selayar.

Selain laporan dari nelayan, sebagian paket yang ditemukan di Kecamatan Bontomanai awalnya dilaporkan kepada Kodim Kepulauan Selayar sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.