KALIMANTANLIVE.COM – Situasi mencekam terjadi di ibu kota Doha, Qatar, setelah suara ledakan dilaporkan terdengar di beberapa wilayah kota. Insiden ini terjadi tak lama setelah pemerintah mengumumkan evakuasi sementara di sejumlah area penting demi menjaga keselamatan warga.
Laporan dari kantor berita Agence France-Presse (AFP), Sabtu (14/3/2026), menyebutkan pesawat pencegat terlihat terbang di atas pusat kota Doha dan berhasil menembak jatuh dua proyektil yang melintas di udara.
# Baca Juga :Iran Klaim Serang Sejumlah Pangkalan AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone
# Baca Juga :Pemkab Tanah Bumbu Gelar Festival Tanglong Malam Takbiran, Hadiah Rp132 Juta
# Baca Juga :Iran Minta Informasi Posisi Pasukan AS dan Israel untuk Serangan Presisi
Langkah pencegatan tersebut dilakukan ketika Iran disebut melanjutkan serangan udara balasan yang menargetkan kawasan negara-negara Teluk.
Militer Qatar Klaim Berhasil Cegat Serangan Rudal
Pihak Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan sistem pertahanan udara negara itu berhasil menggagalkan serangan rudal yang diarahkan ke wilayah Qatar.
Militer Qatar memastikan rudal yang menuju negara tersebut telah berhasil dicegat sebelum mencapai targetnya.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Qatar sebelumnya mengumumkan evakuasi sementara di sejumlah lokasi strategis sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya.
Warga Terima Peringatan Evakuasi di Ponsel
Di kawasan Msheireb Downtown Doha yang merupakan pusat kota modern Doha, sejumlah warga dilaporkan menerima peringatan darurat melalui ponsel mereka.
Pesan tersebut meminta warga segera meninggalkan area dan menuju tempat yang dianggap paling aman sebagai langkah pencegahan.
Di beberapa titik pusat kota, aparat keamanan terlihat berjaga di jalanan dan sebagian kawasan ditutup serta dijadikan garis pengamanan.







