Menurut Ikhsan Budiman, sebagian besar pasokan telur berasal dari Kabupaten Tanah Laut serta Blitar, Jawa Timur. Harga telur saat ini tercatat naik dari Rp26 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.
Ia menegaskan bahwa kenaikan harga sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi pasokan dan permintaan di pasar, bukan semata-mata karena momentum menjelang Lebaran.
“Pembentukan harga ini lebih dipengaruhi kondisi supply dan demand di pasar, bukan semata-mata karena momen hari besar keagamaan,” jelasnya.
BACA JUGA: Ramadan 1447 H, Pemkot Banjarmasin dan Media Bersama Ringankan Beban Warga Kurang Mampu
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui TPID akan terus melakukan pemantauan harga bahan pokok agar stabilitas pasar tetap terjaga.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri terpenuhi dengan baik dan masyarakat dapat membeli bapokting dengan aman dan terkendali.
Sumber: Borneotrend.com







