Pemprov Kalteng Pastikan Stok Bapok Aman, Kenaikan Harga Terkendali Jelang Idulfitri

PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan stok barang kebutuhan pokok (bapok) di pasaran aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, pemerintah menegaskan pasokan pangan cukup untuk beberapa bulan ke depan.

Pemprov Kalteng juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi dinamika harga di pasar. Pemerintah terus memastikan jalur distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan yang bisa memicu lonjakan harga.

BACA JUGA:Intensifkan Penyaluran Kartu Huma Betang Sejahtera, Pemprov Kalteng Kerahkan Sejumlah OPD Turun Lapangan

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dispendagri) Kalteng, Norhani, menjelaskan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas bukan semata-mata dipicu oleh kenaikan BBM non-subsidi.

“Kenaikan harga pada beberapa barang kebutuhan pokok seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, dan bawang bukan semata-mata karena kenaikan BBM,” kata Norhani dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, lonjakan harga lebih disebabkan meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Selain itu, kondisi cuaca sempat memengaruhi kelancaran pasokan dari luar daerah.

Norhani juga menyebut biaya logistik dan distribusi yang meningkat turut berdampak pada harga di tingkat pedagang dan konsumen. Kalimantan Tengah masih bergantung sebagian besar pada pasokan pangan dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Kalimantan Selatan.

Meski demikian, dia menekankan kondisi kenaikan harga masih dalam batas wajar dan terkendali, selama pasokan barang kebutuhan pokok tersedia di pasar.

Sebagai langkah menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, Pemprov Kalteng bersama para pemangku kepentingan terus melakukan intervensi pasar.

News Feed