PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah atau Dishub Kalteng memperkirakan pergerakan pemudik Kalteng tahun 2026 diperkirakan naik hingga 30 pertsen dibanding tahun sebelumnya.
Hal tersebut jika dilihat dari semakin baiknya aktivitas perjalanan sehingga memacu meningkatkan mobilitas kendaraan yang mudik antarwilayah untuk tahun 2026 di Provinsi Kalteng.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memprediksi mobilitas masyarakat selama periode mudik tahun 2026 ini diperkirakan mencapai sekitar 300 ribu orang.
Pantuan hingga, Sabtu (14/3/2026) di jalur darat trans kalimantan arah Palangka Raya – Banjarmasin dan arah Sampit- Palangka Raya mobilisasi kendaraan masih relatif nomral.
Namun diperkirakan mulai Minggu (15/3/2026) diperkirakan jalur darat arah Palangka Raya- Banjarmasin maupun arah Palangka Raya- Sampit akan mulai dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kadishub Kalteng, Yulindra Dedy, memperkirakan tren pergerakan masyarakat yang mudik untuk tahun 2026 ini ada kecendrungan lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Baca Juga :Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Gelar Open House Idulfitri untuk Seluruh Masyarakat
“Tren arus mudik untuk wilayah Kalimantan Tengah cendrung naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Diperkirakan ada peningkatan sekitar 30 persen,” ujarnya.
Dia juga menegaskan, hingga saat ini transportasi udara jadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh untuk perjalanan antar pulau.
Dia mengapresiasi upaya penguatan pengawasan transportasi udara menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 dengan adanya Posko Monitoring Angkutan Udara di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.







