VIRAL! Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast, Sosoknya Pernah Geruduk Rapat RUU TNI di Hotel Mewah

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Kamis malam (12/3/2026).

Peristiwa mengejutkan tersebut terjadi tidak lama setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” itu selesai direkam sekitar pukul 23.00 WIB.

# Baca Juga :HEBOH! 25 Kg Kokain Terdampar di Pantai Selayar, Polisi Duga Jaringan Narkoba Internasional dari Kolombia

# Baca Juga :Ledakan Guncang Doha Qatar, Rudal Dicegat di Langit Kota Usai Perintah Evakuasi Darurat

# Baca Juga :GILA! Arsenal Menggila di Empat Kompetisi, Mikel Arteta Santai Soal Mimpi Quadruple

# Baca Juga :BREAKING NEWS! Kemenkes Siapkan 7.000 Posko Kesehatan Mudik, Pemudik Bisa Cek Kesehatan Gratis hingga Imunisasi Campak

Tak lama setelah meninggalkan lokasi, Andrie diserang oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya. Cairan air keras disiramkan ke tubuhnya hingga menyebabkan luka serius.

Hasil pemeriksaan medis di rumah sakit menunjukkan Andrie mengalami luka bakar sekitar 24 persen. Bagian tubuh yang paling terdampak antara lain kedua tangan, wajah, dada, serta area mata.

Profil Andrie Yunus: Aktivis HAM yang Konsisten Mengawal Isu Sipil

Andrie Yunus dikenal sebagai aktivis yang aktif mengadvokasi isu hak asasi manusia dan kebebasan sipil.

Ia merupakan alumni Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera dan pernah menerima Beasiswa Jentera. Pada 2020, ia menyelesaikan studi dengan skripsi yang mengkaji peran paralegal dalam mewujudkan persamaan di hadapan hukum.

Karier advokasinya dimulai ketika ia bergabung dengan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta pada periode 2019 hingga 2022. Di lembaga tersebut, Andrie terlibat dalam berbagai pendampingan hukum, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan hak masyarakat dan kebebasan sipil.

Sejak 2022, ia bergabung dengan KontraS dan kini menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal. Dalam posisi tersebut, Andrie aktif menyuarakan isu:

Pelanggaran hak asasi manusia

Reformasi sektor keamanan

Perlindungan korban kekerasan negara

Ia juga dikenal vokal mengkritik wacana revisi Undang-Undang TNI, yang dinilai sebagian kalangan berpotensi memperluas peran militer di ranah sipil.

Selain melakukan kampanye publik, Andrie juga pernah hadir sebagai saksi dalam sidang uji formal undang-undang tersebut di Mahkamah Konstitusi, mewakili perspektif masyarakat sipil.

Pernah Geruduk Rapat RUU TNI di Hotel Mewah

Nama Andrie Yunus sempat ramai diperbincangkan publik pada 2025. Saat itu ia bersama dua aktivis mendatangi lokasi rapat Panja pembahasan RUU TNI yang digelar di ruang Ruby 1 dan 2 Fairmont Jakarta, Sabtu (15/3/2025).

Ketiganya menggedor pintu ruang rapat sebagai bentuk protes terhadap pembahasan yang dianggap dilakukan secara tertutup.

Dalam aksi tersebut, Andrie yang mengenakan pakaian hitam sempat mencoba masuk ke dalam ruangan. Namun upayanya dihalangi oleh staf yang berjaga.

Situasi sempat memanas ketika ia didorong keluar hingga terjatuh. Meski demikian, Andrie kembali berdiri dan menyampaikan protesnya.

Ia bersama rekan aktivis lainnya kemudian meneriakkan tuntutan agar pembahasan RUU TNI dihentikan.

Menurut mereka, proses legislasi tersebut dinilai dilakukan secara tertutup dan minim partisipasi publik, sehingga memicu penolakan dari sejumlah kelompok masyarakat sipil.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI