PALANGKA RAYA, Kalimantanlive.com – Meski kondisi perekonomian Indonesia banyak yang menilai dalam keadaan sulit akibat banyaknya terjadi PHK dan pengangguran karena makin sulit mendapatkan pekerjaan.
Namun terpantau dalam Bulan Ramadan 1447 hijriah dan semakin mendekati tibanya Hari Raya Idulfitri mobilisasi masyarakat yang melakukan mudik untuk berlebaran bersama keluaraga makin tinggi.
Ini menjadi perhatian tersendiri bagi kalangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah atau Anggota DPRD Kalteng yang melakukan pemantauan langsung di lapangan.
Seperti yang diungkapkan, Tomy Irawan dari Partai Amanat Nasional, kemarin, saat menyoroti tingginya arus mudik selama angkutan lebaran tahun 2026 ini.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) ini menilai pergerakan masyarakat yang hendak pulang kampung masih cukup tinggi.
Padahal lanjut dia, kondisi ekonomi secara nasional di Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan salah satunya semakin sulit warga dalam mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga : Ketua DPRD Kalteng Minta Verifikasi dan Validasi Kartu Huma Betang Libatkan Pemda Hingga Perangkat Desa
Menurut Tomy Irawan, kondisi tersebut terutama terkait keseimbangan ekonomi dan kelancaran sektor transportasi.
Ini kata dia termasuk untuk transporatsi penerbangan yang menjadi salah satu moda utama masyarakat untuk mudik untuk antar pulau juga tetap ramai.
“Hingga saat ini banyak yang memanfaatkan momentum tersebut untuk pulang ke kampung halaman guna bertemu orang tua maupun keluarga,” ujar Ketua Harian DPW PAN Kalteng ini.










