Program tersebut menjadi peluang besar bagi Banjarmasin yang selama ini menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, terutama karena karakter wilayahnya yang didominasi sungai dan permukiman padat.
Dia pun yakin dengan dukungan kinerja jaringan bank sampah dan TPS3R yang solid maka persoalan sampah dapat teratasi.
Baca juga : Pemko Banjarmasin Perketat Mitigasi Risiko dalam Proyek Konstruksi
Lebih jauh, Rifqi melihat upaya Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap penanganan sampah dalam satu tahun terakhir cukup kuat, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
“Saya melihat ikhtiar Pak Yamin sebagai wali kota sangat kuat. Karena itu kita tidak bisa hanya saling mengkritik. Saatnya kita berkolaborasi dan bergotong royong menyelesaikan persoalan kota, termasuk masalah sampah,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan kota tidak hanya berada di tangan pemerintah, tetapi juga seluruh warga, termasuk para pendatang.
“Jangan hanya datang menikmati indahnya kota, tapi juga ikut menjaga kebersihannya. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya sudah menjadi bagian dari solusi,” tutupnya.
Di sisi lain, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR menilai dukungan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat upaya pemerintah kota membenahi sistem pengelolaan sampah yang selama ini terus diperbaiki melalui pendekatan kolaboratif.










