Menjelang Idul Fitri, Bank Kalsel Pastikan Layanan Aman dan Likuiditas Terjaga

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Menyambut Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bank Kalsel mengambil berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kenyamanan dan keamanan transaksi nasabah.

Bank Kalsel menyiapkan jaringan ATM dan Cash Recycling Machine (CRM) di seluruh wilayah, termasuk preventive maintenance dan pengecekan rutin, guna mengantisipasi lonjakan aktivitas transaksi. Dari sisi likuiditas, proyeksi internal perusahaan menunjukkan total dana masuk sekitar Rp3,87 triliun dan dana keluar sekitar Rp1,41 triliun untuk mendukung transaksi masyarakat, termasuk pembayaran THR ASN dan pegawai swasta.

“Kami memahami bahwa menjelang Idul Fitri aktivitas transaksi masyarakat biasanya meningkat signifikan. Oleh karena itu, Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan lancar,” jelas Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin.

BACA JUGA: RUPS Bank Kalsel Tahun Buku 2025 Bahas Strategi Bisnis dan Kinerja Perusahaan

Per tanggal 11 Maret 2026, posisi kas Bank Kalsel tercatat sebesar Rp507 miliar, cukup untuk memenuhi kebutuhan penarikan dana nasabah, baik melalui cabang maupun mesin ATM.

Selain itu, Bank Kalsel mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap modifikasi penipuan digital menjelang Idul Fitri, seperti phishing, undian palsu, dan permintaan kode OTP. Bank Kalsel menegaskan tidak pernah meminta PIN, password, atau kode OTP nasabah melalui telepon, pesan singkat, email, maupun media sosial.

Dengan kesiapan operasional dan likuiditas yang matang, Bank Kalsel memastikan layanan perbankan tetap aman, nyaman, dan terpercaya di periode Ramadan hingga libur Lebaran.

Kalimantanlive.com/Humas Bank Kalsel