PARINGIN, Kalimantanlive.com – Upaya penanganan banjir di Kabupaten Balangan mendapat perhatian dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III. Hal ini mengemuka dalam pertemuan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Balangan dan pihak BWS di Banjarmasin.
Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, seperti Bapperida, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, hingga Dinas Lingkungan Hidup. Rombongan Pemkab Balangan diterima langsung oleh Kepala BWS Kalimantan III, Dedi Supriyadi, bersama tim teknis.
BACA JUGA: BPBD Balangan Prediksi Musim Kemarau Mulai April atau Mei, Antisipasi Karhutla Disiapkan
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, Jumat (13/3/2026), mengatakan koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat langkah penanganan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di sejumlah wilayah.
Ia menyebut pihak BWS menunjukkan respons positif terhadap berbagai persoalan yang disampaikan pemerintah daerah, terutama terkait usulan penanganan jangka pendek.
“Kami sangat mengapresiasi BWS Kalimantan III. Respons beliau sangat luar biasa, terutama terhadap usulan jangka pendek kami. Hal ini memberikan kepastian bahwa keluhan masyarakat akan segera dipetakan secara teknis melalui survei lapangan dalam waktu dekat,” ujar Rahmi.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi banjir di Desa Bihara Hilir dan Pulantan. Kedua wilayah tersebut sebelumnya tidak termasuk daerah rawan banjir, namun dalam beberapa tahun terakhir sering mengalami genangan.
Rahmi menjelaskan kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pembangunan saluran primer irigasi Bendung Pitap yang belum rampung sehingga menghambat aliran air. Dampaknya, kawasan permukiman warga terdampak banjir sementara area persawahan di sekitarnya justru mengalami kekeringan.







