Perang AS–Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Diprediksi Melonjak Tajam

Pasokan Global Terancam

Menurut data International Energy Agency (IEA), pasokan minyak global diperkirakan turun sekitar 8 juta barel per hari pada Maret 2026 akibat gangguan pengiriman di kawasan tersebut.

Selain itu, produsen minyak di Timur Tengah dilaporkan memangkas produksi hingga 10 juta barel per hari.

Sementara itu, Menteri Energi AS Chris Wright memperkirakan konflik dengan Iran dapat berakhir dalam beberapa minggu ke depan.

Ia menyebut pasokan minyak berpotensi pulih dan harga energi akan kembali stabil jika perang mereda.

Namun hingga kini, peluang diplomasi masih tipis. Pemerintahan Trump dilaporkan menolak upaya sekutu Timur Tengah untuk memulai negosiasi damai, sementara Iran juga menegaskan tidak akan membahas gencatan senjata sebelum serangan AS dan Israel dihentikan.

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI