“Kita menemukan harga beras premium di salah satu pedagang di kisaran Rp.15.400 hingga Rp.16.000 per kilogram. Angka ini berada di atas HET sesuai Perbadan 5 Tahun 2024 yang menetapkan HET Beras Premium di angka Rp.15.400 per kilogram. Meskipun harganya tinggi, stok beras premium di lapangan terpantau aman,” ujar Kompol Suryanthi di lokasi.
Baca juga : Sidak di Pasar Kesatrian, Satgas Pangan Polda Kalsel Temukan Komoditas di Atas HET dan HAP
Selain beras, tim juga menyoroti harga cabai rawit merah yang melonjak tinggi. Salah satu pedagang menjual cabai rawit merah seharga Rp.90.000 per kilogram. Angka ini melesat jauh di atas acuan Harga Acuan Pembelian (HAP) yang tertuang dalam Perbadan 12 Tahun 2024, yaitu di kisaran Rp.40.000 hingga Rp.57.000 per kilogram.
Untuk cabai keriting, pedagang yang sama menjual di angka Rp.50.000 per kilogram yang masih berada dalam rentang HAP.
Komoditas daging sapi juga mencatatkan harga di atas acuan. Dan salah seorang pedagang, menjual daging sapi seharga Rp.160.000 per kilogram, sementara acuan HAP dalam Perbadan 12 Tahun 2024 untuk daging sapi berada di rentang Rp 80.000 hingga Rp.140.000 per kilogram.
“Stok daging sapi terpantau aman, namun harganya perlu kami catat dan akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan instansi terkait,” tambah Kompol Suryanthi.
Sementara itu, untuk sejumlah komoditas lain seperti telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, bawang putih, gula pasir, dan minyak goreng rakyat (Minyakita), harga yang ditemukan di lapangan masih sesuai dengan HET atau HAP yang ditetapkan. Stok untuk komoditas-komoditas tersebut juga dilaporkan dalam kondisi aman.







