Kunjungi Hanau, Gubernur Kalteng Salurkan Ribuan Bantuan Pangan untuk Warga Seruyan

SERUYAN, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melanjutkan kunjungan kerjanya di wilayah barat provinsi tersebut dengan menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat menjelang perayaan Idulfitri dan Nyepi.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok.

BACA JUGA: Gubernur Kalteng Perjuangkan Keberlanjutan Tambang Rakyat Lewat Jalur Legal ke Pemerintah Pusat

Setelah sebelumnya mengunjungi wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, gubernur kemudian tiba di Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Senin (15/3/2026). Kedatangan rombongan pemerintah provinsi disambut oleh pemerintah daerah setempat dan masyarakat yang antusias mengikuti berbagai kegiatan yang digelar.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, bersama jajaran pemerintah daerah. Mereka menyalurkan Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari–Maret 2026 bagi masyarakat Kabupaten Seruyan.

Bantuan yang disalurkan mencapai 8.062 paket untuk masyarakat di wilayah tersebut. Setiap paket bantuan berisi 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya.

Selain penyaluran bantuan pangan, pemerintah juga menggelar pasar murah yang menyediakan 2.000 paket kebutuhan pokok. Paket tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta gula pasir 1 kilogram.

Setiap paket sebenarnya memiliki nilai sekitar Rp147.500. Namun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan subsidi sebesar Rp137.500 sehingga masyarakat hanya perlu menebus paket tersebut dengan harga Rp10 ribu.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini menggandeng dinas terkait, BULOG, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, hingga petani, peternak, dan kelompok tani.